Semarak Malam Takbiran di Mimika, Pemerintah Tekankan Nilai Kebersamaan dan Toleransi
TIMIKA.pewartaindonews.com, – Suasana malam takbiran di Kabupaten Mimika berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan. Gema takbir yang berkumandang menandai berakhirnya bulan suci Ramadan sekaligus menyambut Hari Raya Idulfitri 1 Syawal.
Lantunan “Allahu Akbar” terdengar menggema di halaman Gedung Emeneme Yauware sebagai bentuk syiar Islam dan ungkapan rasa syukur umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa selama sebulan penuh.
Kegiatan tersebut secara resmi dibuka oleh Bupati Mimika, Johannes Rettob, bersama Wakil Bupati Emanuel Kemong, serta dihadiri unsur Forkopimda, tokoh agama, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Bupati Mimika menekankan pentingnya menjaga nilai toleransi, solidaritas, dan kebersamaan yang telah terbangun di tengah masyarakat.
Menurutnya, keharmonisan yang terjaga selama ini menjadi kekuatan utama dalam kehidupan sosial di Mimika.
“Kita harus terus memelihara kebersamaan ini sebagai wujud persatuan, sehingga Mimika tetap dikenal sebagai daerah yang rukun dan damai,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua PHBI Mimika, Joko Prianto, menyampaikan bahwa takbir keliling merupakan bagian dari ekspresi rasa syukur umat Muslim atas selesainya ibadah Ramadan.
“Takbiran ini mencerminkan rasa syukur sekaligus kebahagiaan umat Muslim setelah menjalani ibadah puasa, yang menjadi momen kemenangan secara spiritual,” katanya.
Ia juga menegaskan bahwa kegiatan tersebut menjadi simbol nyata kerukunan antarumat beragama di Mimika, karena melibatkan berbagai elemen masyarakat.
“Kegiatan ini tidak hanya milik umat Muslim, tetapi juga menjadi wujud persatuan dan kebersamaan seluruh warga Mimika tanpa memandang perbedaan,” tambahnya.
Pemerintah daerah berharap perayaan Idulfitri tahun ini dapat berlangsung dengan aman, tertib, dan penuh sukacita.
Adapun rute pawai takbiran dimulai dari halaman Gedung Emeneme Yauware, menuju Jalan Budi Utomo, dilanjutkan ke Jalan Cendrawasih, kemudian ke Jalan Yos Sudarso hingga Belibis, sebelum kembali ke titik awal.
Redaksi














